| PKJ 201 Sering Kutanya Pada Diriku | |
| 1 Sering kutanya pada diriku; akhir hidupku yang fana, jangan sampai terbuai jiwaku di dunia gemerlap. Di kala hariku makin senja, jiwa letih, tubuhku pun lemah, cahaya hidup semakin redup, sering meratap mengeluh. Dengarlah, Tuhan, doa dan keluh! Biar ‘ku tent’ram, meski pun dalam kemelut. 2 Di kala matahari terbenam, ketika datang mempelai, apakah suluhku tetap terang menyambut dengan baik? Apakah hatiku tak bergemar tinggalkan dunia yang penuh cemar atau jiwaku akan menentang menuju sorga yang tenang. Lihatlah Tuhan, pergumulanku! PadaMu, Tuhan, doa dan pengharapanku. |
| PKJ 200 | PKJ 202 |