1 Kepala yang berdarah, diejek, dicela tertunduk di sengsara dan sakit siksanya. Cahaya kemuliaan digantikan ngeri, mahkota kehinaan yang durinya pedih. 2 Sengsara-Mu semua yaitu salahku. Ku menyebabkan jua segala luka-Mu. Dengan sesal dan malu ku tunduk menyembah, ku patut kena palu, ya Tuhan, sayanglah! 3 Ketika ku meninggal, bri hatiku teduh. Engkau, ya Tuhan, tinggal tetap di sisiku. Dan dari penuduhan segala dosaku lepaskan aku, Tuhan, berkat sengsara-Mu. 4 Bri di hadapan mata yang akan terpejam, salib-Mu jadi nyata di malam maut kelam, sehingga kegelapan dengan ketakutan diganti pengharapan, terang kebangkitan.
|
|