1 Jauh dari tanahku, dagang di dunia, rindukan slamat yang tiada semunya, ku berseru: Tuhan, kapan genap hari keluhku di jurang gelap? 2 Di tepi sungai hayatlah tempatnya kota baka yang beralaskan ratna. Tampaklah pintu mutiara cerlang, jalan mas tulen bercahya terang. 3 Rindu-dendam kan berhenti di sana; sampai selamanya habis bencana. Kota emas menerangi tetap jalanku ini di bumi gelap. 4 Itulah kota tempat pertemuan kita semua, dihimpunkan Tuhan dalam trang Surya yang tak terbenam; Kristus menang atas malam kelam.
|
|