1 Luruh bunga, layu daun, rupa dunia Lalu bulan, lewa tahun buruburu larinya. Meski kami mengalami peringatan pun lenya, kami rasa utang kami, Tuhan, firman-Mu tetap. 2 Nenek-moyang sudah lama turun ke pekuburan, hilang harga, hilang nama kami pun sekalian. Dengan hati tak terharu, maut membawa mangsanya. Apa juga jadi baru, nanti tua segera. 3 Bukannya kepada masa kugantungkan nasibku. Bapaku yang Mahakuasa, kupercaya janji-Mu. Dalam susah apa juga, Rasa hatiku teduh; Engkau Bapaku di sorga oleh Yesus Anak-Mu. 4 Bapa waktu susah hati, Bapa waktu ku senang, dalam alam orang mati, dalam dunia terang. Apa juga yang berganti dan kena perubahan. Kasih Bapa tak berhenti, tidak berkesudahan. 5 Biar tahun berturut-turut dengan isinya lenyap, kesukaan hidup surut, rahmat Allahku tetap. Biar sunyi jalan ini, ku dibimbing tangan-Nya. Ku memandang dari sini tanah airku baka!
|
|