Kidung
KK 47 Puji, Hai Jiwaku, Puji Tuhan
Lobe Den Herren, O Meine Seele
Johann Daniel Herrnschmidt, 0 Jerman, 0
Jerman, 0
Hermanus Arie Pandopo (H.A. Van Dop), 0
do=g 3/4 MM 108
Jml bait: 0
Style: FinalWaltz


1.
Puji, hai jiwaku, puji Tuhan selagi ada napasmu!
Allahku patutlah kuagungkan sepanjang umur hidupku!
Hayatku Dia yang beri: Dia kupuji tak henti.
Haleluya, Haleluya!
2.
Jangan engkau pertaruhkan nasib kepada insan yang fana.
Juga bangsawan yang paling baik hilang bersama niatnya.
Hidup manusia lenyap, hanyalah Allah yang tetap.
Haleluya, Haleluya!
3.
Jika penolongmu Allah Yakub, betapa kau bahagia!
Ia penuhi pengharapanmu, Tuhan setia slamanya.
Maha Pencipta dunia tak meninggalkan makhluk-Nya.
Haleluya, Haleluya!
4.
Orang tertindas dibela haknya dan orang lapar pun kenyang;
yang diperbudak dibebaskan-Nya, mata si buta pun terang.
Orang tertunduk, bangunlah: Tuhan tegakkan kaum lemah.
Haleluya, Haleluya!
5.
Orang benar diberi-Nya kasih, pun orang rantau amanlah;
yatim dan janda tegak kembali, tapi penjahat kandaslah.
Tuhanlah Raja yang baka, bagi-Mu, Sion, slamanya!
Haleluya, Haleluya!

Syair: Lobe den Herren, o meine Seele, Mazmur 146, Johann Daniel Herrnschmidt, 1714
terj. H.A. Pandopo, 1983
Lagu: Jerman, 1664/Kitab Nyanyian Freylinghausen, 1714

Referensi Aransemen :
KK 47 KK 47

Cross Reff :
KJ 9 NR 15
Chord : FinalWaltz
KK 46KK 48