| <p><br />1</p>
<p>Kusongsong bagaimana, ya Yesus, datang-Mu? </p>
<p>Engkau Terang buana, Kau Surya hidupku! </p>
<p>Kiranya Kau sendiri Penyuluh jalanku, </p>
<p>supaya kuyakini tujuan janji-Mu. </p>
<p>2</p>
<p>Kaum Sion menaburkan kembang di jalan-Mu; </p>
<p>ku ikut mengelukan Dikau di hatiku. </p>
<p>Kunyanyi Hosiana, ya Raja, tolonglah! </p>
<p>Pada-Mulah kiranya hamba-Mu berserah. </p>
<p>3</p>
<p>Betapa Kau berkorban hendak menghiburku </p>
<p>di kala ku di jurang sengsara kemelut. </p>
<p>Kau datang, Juruslamat, dengan sejahtera: </p>
<p>Keluh-kesahku tamat dan hatiku cerah. </p>
<p>4</p>
<p>Di saat ku terpasung, Kau membebaskanku: </p>
<p>segala aib dan malu terhapus oleh-Mu. </p>
<p>Pada-Mu Kautambahi mahkota mulia, </p>
<p>bahagia abadi, pusaka yang baka! </p>
<p>5</p>
<p>Sebabnya Kautinggalkan takhta-Mu yang megah, </p>
<p>kasih-Mulah belaka terhadap dunia. </p>
<p>Kau rela menderita sengsara dan cela, </p>
<p>segala dukacita dengan manusia. </p>
<p>6</p>
<p>Hai insan yang berduka, tabahkan hatimu, </p>
<p>dan pandanglah ke muka, hai kamu yang lesu: </p>
<p>telah di ambang pintu Penolong mulia, </p>
<p>dengan harapan itu jiwamu pun lega. </p>
<p>7</p>
<p>Tak usah cari jalan, tak usah berlelah, </p>
<p>bersusah siang-malam mengatur datang-Nya. </p>
<p>Sengaja Ia datang melipur laramu, </p>
<p>menaruh kasih sayang, membuka belenggu. </p>
<p>8</p>
<p>Kendati hutang dosa membuatmu gentar, </p>
<p>pada-Nya kau sentosa, anugrah-Nya besar! </p>
<p>Bagimu Ia datang menjadi Penebus; </p>
<p>sejahtra Kerajaan warisanmu terus! </p>
<p>9</p>
<p>Tak lagi menakutkan kuasa yang gelap: </p>
<p>semua lawan Tuhan menghilang serempak. </p>
<p>Segra Rajamu datang penuh karunia </p>
<p>membawa kemenangan selama-lamanya! </p>
<p>10</p>
<p>Yang datang menghakimi seisi dunia, </p>
<p>rahmani dan rahimi membela umat-Nya. </p>
<p>Ya datang, Matahari, sinari umat-Mu; </p>
<p>pada-Mu kami cari bahagia penuh. <br /><br /><br /></p> |
|