| <p><br /> <br />1. <br />Bukalah Gapura Indah, aku masuk rumah-Mu, <br />agar aku bahagia, jiwaku tenang teduh <br />dan kupandang wajah-Mu dalam cahya mulia. <br />2. <br />Kepada-Mu aku datang: o, Tuhanku, datanglah! <br />Di tempat Engkau berada, surga pun di situlah. <br />Masuklah di hatiku, jadikanlah rumah-Mu! <br />3. <br />Saat aku menghadap-Mu, sucikanlah diriku, <br />agar doa dan nyanyian berkenan kepada-Mu. <br />Angkat roh dan jiwaku sampai ke hadirat-Mu. <br />4. <br />Buat aku tanah subur dan hatiku bukalah, <br />agar tumbuh yang Kautabur dan berlimpah hasilnya. <br />Budiku terangilah, firman-Mu tanamkanlah. <br />5. <br />Dan kuatkanlah percaya dalam hati anak-Mu, <br />agar Iblis tak berdaya meruntuhkan imanku. <br />Tuhan, hanya firman-Mu bintang pandu hidupku. <br />6. <br />Berbicaralah, Tuhanku, aku siap mendengar; <br />dan nyatakan kehendak-Mu, Sumber Hayat yang benar. <br />Dalam susah yang pedih roti surga Kauberi. <br /><br />Syair: Tut mir auf die schöne Pforte, Benjamin Schmolck, 1732 <br />terj. Yamuger, 1998 <br />Lagu: Joachim Neander-Neumann, 1680 <br /><br /></p> |
|