1 Meskipun di dalam lembah dan terasing jiwaku, umurku makin bertambah, singkatlah jalanku. Namun kasih yang kudus menaungi aku t’rus. Itulah anug’rah Tuhan: Sobat dari Galilea. 2 Di tengah pedih derita dalam malam g’lap sepi, kawanku serta saudara telah menjauh pergi. Terdengarlah olehku suara yang lembut merdu, yakni sabda dari Tuhan: Sobat dari Galilea. 3 Berperang melawan dosa, o betapa ‘ku lemah, aku nyaris putus asa, serta maut hampirlah. Aku pasrah bertelut, dan imanku pun teguh, berkat kasih sayang Tuhan: Sobat dari Galilea. 4 Di tengah sakit yang parah, maut nyaris menyentak, tidurku amat gelisah dan nafas pun sesak. Kurasakan tangan-Nya, hingga sakitku enyah, sungguh itu tangan Tuhan: Sobat dari Galilea. 5 Sangkakala k’lak bertalun, terdengar di dunia, jiwaku tent’ram teralun menyambut datang-Nya. Dengan kagum kujelang atas awan yang terang, o, benar, itulah Dia! Sobat dari Galilea.
|
|