| BN 357 Bagai Rusa Yang Diburu | |
| 1 Bagai rusa yang diburu, haus akan air sejuk Demikianlah jiwaku merindukan Tuhanku Sungguh haus jiwaku akan Dikau Allahku Bila manakah waktuku, dapat melihat wajah-Mu 2 Siang malam air mata makanan, minumanku Kar’na musuhku berkata: “Dimanakah Allahmu?” Hancur luluh hatiku, mengenang bait Allahku Dulu sorak dan pujian, s’karang tiada perayaan 3 Sungguh tertekan jiwaku dan bergumul selalu Bila aku mengenang-Mu dalam pembuanganku Bagai ombak yang menderu juga air terjun-Mu Dan gelombang yang gemuruh menerpa kehidupanku 4 Oh mengapa kau tertunduk dan gelisah jiwaku Haraplah kepada Allah, Tuhan pertolonganmu Aku tunduk menyerah pada Tuhan Allahku Dan bersyukur kepada-Nya, yang setia menolongku 5 Sudah dijanjikan Tuhan kemurahan-Nya kekal Jika aku merenungkan, jiwaku tak ‘kan kesal Siang atau malam pun, ‘ku nyanyikan nama-Mu Dan kasih setia Allahku, andalan pertolonganku 6 Mengapa lupa padaku, Engkau gunung batuku Makin tersesak jiwaku, musuhku mencemoohkanku Aniaya seteru meremukkan tulangku Pertanyaan seteruku: “Di mana Tuhan Allahmu?” 7 Mengapa engkau tertunduk dan gelisah jiwaku Yakinlah pada Allahmu, Dia tak melupkanmu Lihatlah sesungguhnya dengan nyanyi pujian Aku memuliakan Allah karena pertolongan-Nya |
| BN 356 | BN 358 |